Breaking News
Berita  

IMM Unhas Matangkan Strategi Perkaderan Jelang DAD, Tekankan Kualitas dan Spirit Keikhlasan Kader

METAINFO.ID, Makassar – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar rapat koordinasi dalam rangka optimalisasi organisasi ekstra kampus dan strategi perkaderan menjelang pelaksanaan Darul Arqam Dasar (DAD). Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat IMM Unhas pada Ahad (3/5/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan pimpinan komisariat (PK) IMM dari berbagai fakultas di lingkungan Unhas. Fokus utama pembahasan adalah penguatan sistem perkaderan yang terstruktur, masif, dan berorientasi pada kualitas kader.

Ketua Umum PK IMM Fakultas Hukum Unhas, A. Nurilmi Amalia Passalowongi, menegaskan bahwa proses perekrutan tidak boleh hanya berorientasi pada jumlah, melainkan harus diimbangi dengan kualitas kader yang memiliki daya juang dan komitmen organisasi.

“Kita tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi bagaimana menghadirkan kader IMM yang memiliki daya juang, komitmen, dan kesiapan dalam menjalankan peran organisasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar kader dan komisariat dalam menyukseskan agenda perkaderan secara kolektif di seluruh fakultas.

Sementara itu, perwakilan kader dari PK IMM Agrokompleks Unhas, Nurfauziyah, mengusulkan strategi pemetaan kader yang lebih luas, termasuk menjangkau mahasiswa dari organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah lainnya yang ada dan baru masuk kuliah di Unhas. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat basis kader sekaligus memperluas gerakan dakwah Muhammadiyah di tingkat mahasiswa.

“Kader aktif IMM harus mampu memetakan potensi kader dari ortom lain agar dapat dilibatkan dalam aktivitas IMM, sehingga dakwah Muhammadiyah semakin berkembang di kalangan mahasiswa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Darul Arqam Dasar (DAD), Willy Agustino, menyampaikan bahwa proses perekrutan harus segera dimulai mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat.

“DAD akan dilaksanakan pada 15 hingga 17 Mei 2026. Oleh karena itu, perekrutan harus segera dimaksimalkan agar target kader yang berkualitas dapat tercapai,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa panitia berkomitmen menghadirkan konsep perkaderan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.

Turut memberikan pandangan strategis, Ketua Koordinator Komisariat (Korkom) IMM Unhas menekankan bahwa ber-IMM bukan sekadar aktivitas organisasi, tetapi juga proses pembentukan kapasitas diri kader secara menyeluruh.

“BerIMM pada dasarnya adalah membuka jejaring vertikal dan horizontal sembari memperkuat soft skill maupun hard skill di kampus. Itu semua harus menjadi bekal kader untuk mengarungi kehidupan setelah selesai di kampus,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya nilai keikhlasan dalam menjalankan roda organisasi, sebagaimana dicontohkan oleh para senior Muhammadiyah dalam membesarkan organisasi dan ortomnya.

“Kader harus ikhlas dalam berproses di IMM. Apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari estafet perjuangan yang telah dirintis oleh para senior dalam membesarkan Muhammadiyah dan organisasi otonomnya,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi seluruh komisariat IMM Unhas dalam menyatukan langkah dan strategi perkaderan menjelang DAD. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat peran IMM sebagai organisasi kader, dakwah, dan gerakan intelektual di lingkungan kampus.

Dengan persiapan yang matang, IMM Unhas optimistis pelaksanaan DAD kali ini dapat melahirkan kader yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta komitmen dalam mengembangkan dakwah Muhammadiyah di kalangan mahasiswa.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *