METAINFO.ID,MAKASSAR-Jajaran direksi Perumda Air Minum(PDAM) Kota Makassar dan tim bergerak cepat tancap gas merancang berbagai upaya dalam menghadapi krisis air bersih di musim kemarau dan badai elnino.
Hal tersebut diungkapkan Plt Dirut PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, saat kegiatan Konferensi Pers, di Aula kantor PDAM Makassar, Selasa, (20/4/26).
Andi Syahrum didampingi, Plt Dirut Keuangan, Wirda Fauzah Madjid, Plt Dirum, Andi Taufik dan jajaran pejabat PDAM Makassar.
Dalam kesempatan itu, Andi Syahrum Makkuradde, menegaskan komitmennya untuk membenahi kinerja PDAM dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dibandingkan orientasi keuntungan semata.
Dia menyebut, selama ini pendekatan sosial dinilai masih lebih dominan, sehingga ke depan diperlukan keseimbangan antara pelayanan publik dan upaya peningkatan kinerja perusahaan secara profesional.
“Kalau bekerja dengan baik, tentu hasilnya akan terlihat, termasuk dalam upaya penertiban dan peningkatan layanan kedepan,” ujarnya.
Andi Syahrum juga menyoroti potensi krisis air bersih yang dinilai cukup rawan. Bahkan sebelum menjabat, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi awal.
Mantan Camat Biringkanaya ini, memastikan akan melibatkan berbagai pihak,termasuk kalangan wartawan, untuk membuka ruang transparansi informasi serta menerima masukan demi perbaikan PDAM.
“Kami terbuka terhadap informasi dan masukan agar kebijakan yang diambil benar-benar berdampak sosial bagi masyarakat,” jelasnya.
Dalam masa tugasnya sebagai Plt selama enam bulan ke depan, ia menargetkan pembenahan menyeluruh di tubuh PDAM Makassar dengan prinsip kerja cepat, responsif, dan penuh kerja keras.
Saat ini, cakupan layanan air bersih PDAM Makassar baru mencapai sekitar 60 persen masyarakat. Karena itu, pihaknya berupaya memaksimalkan distribusi air bersih, termasuk mengantisipasi gangguan melalui pekerjaan teknis di Instalasi Moncongloe.
Selain itu, langkah darurat seperti penggunaan pompa sementara juga dilakukan untuk menjaga suplai air tetap berjalan, meskipun di sisi lain masih ditemukan sejumlah kendala seperti kebocoran pipa hingga kasus pencurian infrastruktur yang turut memengaruhi distribusi air bersih.
Terkait dengan badai elnino, PDAM fokus dalam menghadapi krisis air hadapi badai elnino. Dia yakin bahwa jika PDAM selalu berupaya agar pelayanan tetap terjaga.
“Saya selalu percaya pertolongan tuhan Allah SWT, kemarin sudah ada instruksi pak gubernur sulsel untuk membantu atasi kekurangan air pada musim badai Elnino.”ungkap Andi Syahrum.
Menurut Andi Syahrum, Gubernur Sulsel, Sudirman Sulaiman, meminta seluruh SKPD Pemprov untuk membantu PDAM saat mengatasi krisis air dan badai Elnino.
Adapun yang akan dibantukan oleh Pemprov Sulsel, diantaranya, armada, bantuan air bersih dan sumur bor. Selain itu, PDAM akan tetap memaksimalkan semua potensi yang dimiliki oleh PDAM Makassar atasi kekurangan air bersih yang melanda agar pelayanan tetap terjaga dengan baik.













