METAINFO.ID,MAKASSAR— Nama Andi Mirnawaty, S.H., M.H. kini menjadi perhatian setelah dipercaya mengemban amanah baru sebagai Asisten Pembinaan (Asbin) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Namun jabatan tersebut bukanlah awal dari perjalanan panjangnya di Korps Adhyaksa.
Sebelum menduduki posisi strategis itu, Andi Mirnawaty telah melewati berbagai penugasan penting, mulai dari memimpin sejumlah Kejaksaan Negeri, menjalankan fungsi pengawasan, hingga dipercaya mengisi jabatan di tingkat Kejaksaan Agung.
Ia resmi dilantik sebagai Asbin Kejati Sulsel oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Muhammad Syarifuddin dalam upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat Eselon III di Baruga Adhyaksa Kejati Sulsel, Kamis (13/8/2026).
Dalam jabatan barunya, ia memikul tanggung jawab besar di bidang pembinaan, salah satu unsur penting yang menopang pelaksanaan tugas teknis Kejaksaan.
Perjalanan karier Andi Mirnawaty di Korps Adhyaksa terbilang panjang. Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Masamba, Kajari Cilegon, dan Kajari Kediri.
Selain pengalaman sebagai pimpinan satuan kerja, Andi Mirnawaty juga pernah mengemban amanah sebagai Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan profesionalnya, khususnya dalam memahami aspek pengawasan, kepatuhan internal, serta upaya menjaga tata kelola organisasi agar berjalan sesuai prinsip profesionalisme dan integritas.
Berbagai penugasan tersebut menjadi bekal penting bagi Andi Mirnawaty dalam memahami dinamika organisasi, pelayanan hukum, pengelolaan sumber daya manusia, hingga penguatan sistem internal Kejaksaan.
Kariernya kemudian berlanjut ketika ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, sebuah posisi strategis yang berkaitan erat dengan pengelolaan internal organisasi.
Selain rekam jejak strukturalnya, Andi Mirnawaty juga mencatatkan momen penting dalam perjalanan kepemimpinannya. Saat menjabat Kabag Keuangan Badiklat Kejaksaan RI, ia dipercaya menjadi Komandan Upacara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXIII Gelombang I Tahun 2026.
Badiklat Kejaksaan RI mencatatnya sebagai jaksa perempuan pertama yang dipercaya memimpin upacara pembukaan PPPJ. Dengan sikap tegas dan suara lantang, ia memimpin jalannya upacara yang diikuti 505 peserta, terdiri dari 500 calon jaksa dari unsur PNS Kejaksaan dan lima peserta partisipan dari TNI.
Momen tersebut menjadi salah satu gambaran kepercayaan institusi terhadap kapasitas kepemimpinan perempuan di lingkungan Kejaksaan.
Kini, pengalaman panjang itu kembali menjadi modal penting saat ia mengemban amanah baru di Kejati Sulsel. Sebagai Asbin, ia dituntut memperkuat pembinaan internal, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola organisasi.
Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin dalam pelantikan tersebut menegaskan bahwa bidang pembinaan merupakan fondasi utama dalam mendukung terselenggaranya tugas teknis institusi. Ia meminta agar jajaran pembinaan terus mendorong tata kelola organisasi yang tertib, transparan, dan akuntabel, termasuk peningkatan kesejahteraan, disiplin, serta profesionalisme pegawai.
Bagi Andi Mirnawaty, jabatan Asbin Kejati Sulsel menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya. Dengan pengalaman sebagai pimpinan tiga Kejaksaan Negeri, pernah menjalankan fungsi pengawasan sebagai Aswas Kejati Sulawesi Tenggara, serta kiprah di Badiklat Kejaksaan RI, ia kini mengemban tanggung jawab untuk memperkuat fondasi organisasi Kejati Sulsel dari sisi pembinaan.
Perjalanan panjang itulah yang mengantarkannya pada amanah baru hari ini.













