Breaking News

Tampil Prima di RSC 7’s 2025, Smansa FC Grand Masters 60+ Lolos ke Babak Berikutnya

METAINFO.ID,KUALA LUMPUR — Tim Grand Masters Smansa Football Community (SFC) Makassar memastikan langkah mereka ke babak berikutnya dalam ajang RSC International Soccer 7’s 2025 yang berlangsung di Royal Selangor Club, Kuala Lumpur, Malaysia.

Bertanding di kategori Grand Masters 60+ atau usia 60 tahun, ttim alumni SMA Negeri 1 Makassar itu tampil solid di fase grup dan berhasil mencatatkan dua kemenangan dari tiga laga yang dijalani. Hasil ini mengantar mereka melaju ke fase gugur dengan status runner-up Grup B.

SFC Makassar tergabung di Grup B bersama tiga tim kuat dari Asia Tenggara, yaitu Selangor All Star (Malaysia), SSC Grandmasters (Singapura), dan Laan Hawk All Star (Singapura). Di laga pembuka, SFC langsung menunjukkan daya juangnya dengan mengalahkan SSC Grandmasters 3-1.

Meski harus menelan kekalahan dari tuan rumah Selangor All Star di laga kedua, tim asal Makassar mampu bangkit di pertandingan terakhir grup. Melawan Laan Hawk All Star, mereka tampil dominan dan menang meyakinkan dengan skor 2-0. Dua kemenangan tersebut cukup mengamankan satu tempat di fase selanjutnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat kompetitif dan kekeluargaan masih menyala di kalangan alumni SMANSA, bahkan di usia yang sudah tak muda lagi. Moh. Ramdhan Pomanto, berperan sebagai Chief de Mission dan pemain SFC, mengaku bangga atas pencapaian tim.

“Ini bukan sekadar pertandingan. Ini tentang semangat, kebersamaan, dan membuktikan bahwa anak Makassar bisa bersaing di panggung internasional,” ujar Danny Pomanto, sapaan akrabnya, Sabtu (2/8).

Turnamen ini sendiri diikuti oleh puluhan tim dari berbagai negara Asia, termasuk dari Australia, Hong Kong, Brunei, Thailand, Maladewa, Singapura, Malaysia, hingga Indonesia. Kategori Grand Masters 60+ menjadi salah satu daya tarik utama karena memperlihatkan permainan taktis, penuh pengalaman, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Danny Pomanto juga menyampaikan bahwa tim telah melakukan evaluasi, khususnya setelah kekalahan dari juara bertahan Selangor All Star. Ia menilai faktor mental dan adaptasi menjadi tantangan utama di awal laga, namun kini tim telah siap secara mental maupun fisik.

“Alhamdulillah, insya Allah kita sudah siap. Tadi memang sempat gugup melawan tim yang secara fisik cukup besar, ada bule dan pemain India, jadi teman-teman sedikit tertekan. Tapi sekarang mental sudah pulih dan kami siap tampil lebih baik,” ucapnya.

Dengan bekal dua kemenangan dan motivasi yang semakin kuat, SFC Makassar akan menghadapi tantangan lebih berat di fase berikutnya. Namun semangat yang dibawa para alumni SMANSA menjadi bekal moral yang tak tergantikan.

“Kita datang bukan hanya untuk bermain, tapi untuk menunjukkan karakter dan membawa pulang kebanggaan,” tutup Danny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *