METAINFO.ID,MAKASSAR-Mulai hari ini (21/3/2023) Pembelian BBM jenis solar subsidi di Sulawesi Selatan (Sulsel) wajib menggunakan applikasi QR Code My Peramina.
Sales Branch Manager Rayon I Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara (Sulseltra) Hendra Saputra menjelaskan, transaksi Biosolar sudah berstatus wajib menggunakan QR Code. Bagi pengguna yang belum mendaftar di aplikasi, pembelian Biosolar dibatasi hanya 20 liter.
“Setiap pembelian biosolar di SPBU wajib menggunakan QR Code dan terdaftar. Nah untuk konsumen yang tidak terdaftar, silahkan melakukan pendaftaran di SPBU, kita punya posko-posko pelayanan. Jadi Pertamina kasih kelonggaran untuk kasih isi, isinya maksimal 20 liter per hari,” ujar Hendra saat ditemui di SPBU Pintu II Unhas, jln Perintis Kemerdekaan, Selasa,(21/3/23).
Menurutnya, warga yang melakukan transaksi menggunakan QR Code di aplikasi MyPertamina, bisa mendapat hingga ratusan liter Biosolar. Jumlahnya, kata dia, juga tergantung jenis kendaraan.
“Tapi kalau sudah terdaftar dan punya QR, masing-masing kendaraan punya kuota. Untuk kendaraan roda empat itu 60 liter. Untuk kendaraan roda empat barang itu 80 liter dan roda enam ke atas itu 200 liter,” jelasnya

Kepala Dinas Perdagangan Makassar, Arlin Ariesta menyebut kebijakan ini bisa memberi andil terhadap pengendalian inflasi di kota Makassar. Mengingat sektor ini merupakan salah satu penyumbang inflasi terbesar. Jadi,kebijakan ini mendapat dukungan dari Pemkot Makassar.
Pembelian BBM bersubsidi jenis solar bagi kendaraan roda empat menggunakan Mypertamina, efektif berlaku 21 maret. Sistem ini diterapkan agar pembelian BBM bersubsidi lebih tepat sasaran. Pertamina Regional Sulawesi mencatat, 154 ribu atau 53 persen kendaraan di Sulawesi Selatan, telah terdaftar di aplikasi Mypertamina. Sosialisasi Mypertamina sendiri telah dilakukan sejak 2022 lalu.
Andil inflasi di kota Makassar sektor transportasi, adanya perubahan skema harga berpengaruh terhadap transportasi publik. Tentu kita berharap, adanya perdagangan ini andil dalam pengendalian inflasi,” ungkap Arlin.
Kendati, hal pertama yang perlu dipastikan dengan kebijakan ini menurutnya sosialisasi. Memastikan masyarakat benar-benar paham.
Sementara itu, Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Makassar, Zainal Abidin imbau para angkutan darat segera mendaftarkan diri di Applikasi My Pertamina. Menyusul penerapan pembelian solar subsidi wajib menggunakan Qr Code di Sulawesi Selatan yang berlaku hari ini.
“Mudah-mudahan hari ini, anggota kami baik angkutan barang maupun orang, segera untuk daftarkan kendaraannya. Agar ketika mengisi BBM dia dapat subsidi yang tepat sasaran,” kata Ketua Organda Makassar Zainal Abidin.
Zainal mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan ini. Karena dengan ini BBM subsidi bisa tepat sasaran.
“Sangat memudahkan, bisa meminimalisir orang-orang yang tak layak tidak menikmati. Karena pelaksanaannya betul-betul diawasi,” jelasnya.
Apalagi, kata Zainal, Pertamina telah menyiapkan posko pendaftaran di tiap SPBU. Bagi konsumen yang belum mendaftar, bisa langsung mendaftarkan dirinya di posko yang telah disiapkan di tiap SPBU.













