METAINFO.ID,MAKASSAR — Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) menetapkan calon pejabat untuk periode 2026–2030. Dr. Faisal, S.S., M.Hum. terpilih secara demokratis sebagai Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, sementara Dr. Baharman, S.S., S.Pd., M.Hum. dipilih langsung oleh Ketua Jurusan untuk menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Proses tersebut berlangsung di Ruang Rapat Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Gedung DG Lantai 2, Selasa (29/9/2026).
Pemilihan Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia berlangsung secara demokratis dengan melibatkan dosen-dosen di lingkungan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dari proses tersebut, Faisal memperoleh kepercayaan untuk memimpin Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia periode 2026–2030.
Sementara itu, untuk posisi Sekretaris Jurusan, Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Prof. Dr. Kembong Daeng, M.Hum. memilih Baharman untuk mendampinginya dalam menjalankan kepemimpinan jurusan selama periode 2026–2030.
Nama keduanya selanjutnya diteruskan kepada Dekan untuk mengikuti proses administrasi dan penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Prof. Kembong berharap kepemimpinan periode mendatang dapat membawa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia semakin berkembang, baik dari sisi akademik, kelembagaan, maupun pelayanan kepada mahasiswa.
“Semoga Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia semakin berkembang ke depan. Pejabat yang dilantik dapat mengemban amanah dengan baik,” ujar Prof. Kembong.
Baharman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mendampingi Ketua Jurusan sebagai Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Saya siap mendukung Ketua Jurusan dan bekerja bersama seluruh dosen serta sivitas akademika untuk kemajuan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia,” kata Baharman.
Sementara itu, Faisal yang terpilih sebagai Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para dosen yang diberikan kepadanya melalui proses pemilihan.
“Kepercayaan ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar. Ke depan, kami ingin terus memperkuat kualitas akademik, meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa, serta membangun suasana akademik yang produktif dan kolaboratif,” ujar Faisal.
Ia menegaskan bahwa pengembangan program studi membutuhkan kerja bersama seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta dukungan pimpinan jurusan dan fakultas













