Breaking News
Berita  

Mantan Rektor UNM Karta Jayadi Tegaskan Tak Dukung Kandidat di Pilrek 2026

METAINFO.ID,MAKASSAR— Mantan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Karta Jayadi, menegaskan tidak mendukung kandidat tertentu dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) UNM periode 2026–2030.

Karta juga membantah anggapan bahwa dirinya masih ikut campur atau “cawe-cawe” dalam menentukan arah dukungan pada proses suksesi kepemimpinan di UNM.

Menurut dia, pemilihan rektor seharusnya dibiarkan berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di lingkungan perguruan tinggi.

“Saya tidak lagi mengurus atau cawe-cawe dalam pemilihan rektor UNM. Biarlah proses itu berjalan sebagaimana mestinya sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Karta di Makassar, Senin (31/8/2026).

Karta juga menepis isu yang mengaitkan dirinya dengan salah satu figur yang disebut-sebut bakal maju dalam Pilrek UNM. Ia memastikan tidak berada di belakang kandidat tertentu.

Menurut Karta, setiap dosen yang memiliki kapasitas dan memenuhi persyaratan mempunyai kesempatan yang sama untuk mengikuti proses pemilihan.

“Saya tidak mendukung salah satu calon mana pun. Semua nama yang memiliki potensi dan memenuhi syarat dipersilakan untuk maju. Berikan kesempatan kepada sivitas akademika untuk menilai dan menentukan pilihan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Karta berharap proses Pilrek UNM tidak diwarnai spekulasi mengenai dukungan maupun kepentingan kelompok tertentu. Kontestasi tersebut, menurut dia, semestinya menjadi ruang untuk menghadirkan figur terbaik yang mampu memimpin UNM.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana kampus tetap kondusif selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung. Menurut dia, informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya berpotensi memengaruhi suasana dalam proses Pilrek.

Karena itu, Karta meminta perhatian sivitas akademika lebih diarahkan pada kapasitas, kompetensi, rekam jejak, serta gagasan yang ditawarkan masing-masing kandidat untuk membawa UNM ke depan.

“Yang terpenting adalah bagaimana UNM mendapatkan rektor terbaik yang mampu membawa kampus ini semakin maju. Mari kita hormati proses dan mekanisme yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Pilrek UNM Mulai Bergulir

Pemilihan Rektor UNM periode 2026–2030 mulai memasuki tahapan awal. Proses tersebut berjalan setelah UNM memperoleh surat dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai dasar pelaksanaan pemilihan rektor.

Senat UNM sebelumnya juga telah membentuk panitia pemilihan yang bertugas menjalankan rangkaian tahapan Pilrek.

Sejumlah nama mulai muncul dalam bursa calon rektor. Dinamika tersebut membuat suksesi kepemimpinan di kampus berjuluk Menara Pinisi itu mulai menjadi perhatian sivitas akademika.

Di tengah menghangatnya bursa calon rektor, Karta memilih mengambil jarak dari kontestasi. Ia menegaskan tidak akan mengarahkan dukungan kepada kandidat tertentu dan menyerahkan proses pemilihan kepada mekanisme yang berlaku.

Menurut Karta, yang perlu dikedepankan dalam Pilrek UNM adalah kompetisi gagasan dan kapasitas para kandidat, bukan spekulasi mengenai dukungan figur maupun kelompok tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *