Breaking News
Berita  

Mengulas Makna Hidup Lewat Ikigai, PK IMM Fakultas Hukum Unhas Dorong Budaya Literasi Mahasiswa

METAINFO.ID, Makassar – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan bedah buku Ikigai karya Astuti dan Dian Novandra di Sekretariat IMM Unhas, Ahad (11/1/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mendorong peningkatan budaya literasi sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai makna hidup dan kebahagiaan.

Kegiatan bedah buku tersebut menghadirkan Ketua Umum PK IMM FH Unhas, A. Nur Ilmi Amaliyah Passalowongi, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Nur Ilmi menjelaskan bahwa buku Ikigai menawarkan konsep filosofis yang dapat membantu seseorang menemukan tujuan hidup melalui empat unsur utama.

“Ada empat poin penting dalam buku Ikigai karya Astuti dan Dian Novandra ini. Keempat poin itu menjadi cara untuk mendapatkan kebahagiaan, yaitu passion, mission, profession, dan vocation,” ujar Nur Ilmi.

Ia menjelaskan bahwa konsep passion mengajak seseorang untuk menjawab pertanyaan what you love atau apa yang benar-benar dicintai. Menurutnya, setiap individu perlu menemukan hal yang dicintai, baik berupa pekerjaan, hobi, maupun aktivitas lain yang memberi rasa bahagia.

Selanjutnya, pada aspek mission, pertanyaan yang perlu dijawab adalah what the world needs atau apa yang dibutuhkan dunia. Pada bagian ini, seseorang didorong untuk menemukan peran yang dapat memberi manfaat dan membuat dunia menjadi lebih baik, sekecil apa pun kontribusi tersebut.

Adapun pada unsur profession, pertanyaan yang harus dijawab adalah what you are good at atau apa keahlian yang dimiliki. Sementara itu, unsur terakhir, vocation, mengarahkan individu untuk menjawab pertanyaan what you can be paid for atau hal apa yang memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi sumber penghidupan.

“Keempat poin tersebut harus dipertanyakan kepada diri sendiri secara jujur agar kita dapat menemukan inti dari ajaran ikigai sebagaimana yang dipraktikkan oleh masyarakat Jepang,” jelas Nur Ilmi.

Melalui kegiatan bedah buku ini, PK IMM FH Unhas berharap mahasiswa tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mampu merefleksikan nilai-nilai kehidupan yang bermanfaat bagi pengembangan diri, perencanaan masa depan, serta kontribusi nyata di tengah masyarakat.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *