Breaking News
Berita  

Gelar Reses Masa Persidangan III di Titik ke 7, Salman Alfariz Kembali Serap Aspirasi Warga

METAINFO.ID,MAKASSAR-Kamis, 31 Juli 2025, bertempat di Lapangan Karsa Mini Soccer, Jl Perintis Kemerdekaan, Anggota DPRD Sulsel Komisi C, Salman Alfariz Karsa Sukardi kembali menggelar kegiatan reses di titik ke 7 masa persidangan III tahun 2024/2025.

Kegiatan reses ini juga dihadiri Camat Tamalanrea, Iqbal, Anggota DPRD Kota Makassar dari PPP, H.Mensani Kecca, Binmas dan Babinsa Kelurahan Tamalanrea Indah serta ratusan warga dari BTP.

Pada kesempatan ini, Salman Alfariz mengucapkan terimah kasih atas kehadiran para warga yang memenuhi undangan reses tersebut.

” Alhamdulilah kita masih diberikan kesempatan untuk menghadiri reses masa persidangan III tahun 2024/2025. Reses ini adalah di titik yang ke 7 dan terakhir, Insya Allah kami akan memperjuangkan semua Aspirasi Bapak dan Ibu semua yang ada di Dapil Sulsel B.”ucap Salman Alfariz dihadapan warga.

Selain itu, Salman mengaku sengaja mengundang anggota dewan Kota Makassar dari fraksi PPP agar persoalan Kota bisa disampaikan secara langsung.

” Saya juga sengaja mengundang Anggota Dewan kota Makassar dari PPP yakni H Sani, agar persoalan yang merupakan ramah Kota bisa langsung disampaikan juga, karena setiap kali reses banyak persoalan yang menjadi kewenangan Pemkot Makassar.”jelas Salman yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Sulsel.

Di sesi tanya jawab dengan peserta reses, ada pertanyaan dari warga terkait kondisi saluran air di wilayah BTP dekat jalan laniang sebelum masuk musim hujan.

“Siapatau bisa saluran air yang ada diantara Berua dan Katimbang atau di Jalan Laniang bisa dinormalisasi dengan baik agar tak memicu banjir, mengingat musim penghujan tidak lama lagi Pak dewan.”jelas Abdul Hadi.

Sementara itu, peserta lainnya, Syafri, ia bertanya terkait jalan poros di BTP sudah banyak berlubang sehingga membahayakan pengendara. Selain itu, ia juga menanyakan prihal maraknya beroprasi mobil truk besar yang membawa angkutan sehingga kerap menyebabkan macet di BTP.

“Tabe pak Dewan di BTP sudah banyak jalan yang berlubang sehingga bahaya untuk pengendara. Terus itu juga mobil truk pak Dewan selalu bikin macet aat masuk BTP,”jelas Syafri.

Mendengar keluhan dan aspirasi dari warga, Salman Alfariz mengaku bahwa terkait normalisasi saluran air yang ada di sepanjang Jalan laniang diupayakan untuk segera dikeruk dan dinormalisasi dengan baik sehingga tidak menyebabkan banjir di sekitarnya.

“Insya Allah pak kami akan upayakan supaya saluran air terkoneksi dengan baik dan diharap segera dikeruk. Hal ini kami akan segera sampaikan ke Balai Besar Pompengan karena soal kanal itu adalah kewenangan Balai Pompengan.”ungkap Salman.

Sedangkan terkait dengan jalan poros di BTP dirinya mengaku bahwa itu sudah dilakukan perbaikan dengan cara menambal jalan yang berlubang.

“Poros BTP itu memang kewenangan provinsi. Alhamdulilah sudah dilakukan perbaikan beberapa waktu lalu.”jelasnya lagi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *